1. jangan menangis lagi sayang, tanganku tidak cukup kuat untuk memelukmu lewat layar laptop ini

    2 weeks ago  /  1 note

  2. move on lah, sebelum seseorang berhenti mengharapkanmu

    2 weeks ago  /  0 notes

  3. Mungkin, kalau nggak ada jarak. Allah nggak bisa nunjukin betapa berharganya mereka buat kamu.

    Nafisa Azila

    (via katup-udara)

    :”)

    4 weeks ago  /  9 notes  /  Source: katup-udara

  4. katup-udara:

saya merasakannya :”)

    katup-udara:

    saya merasakannya :”)

    (via sarahfauzianisa)

    4 weeks ago  /  128 notes  /  Source: beningtirta

  5. Lucu ya hidup tuh. Dari yang dulunya ketemu terus-terusan… sekarang mau ketemu setahun 2 kali aja susahnya kayak apaan.
    – diambil dari sarahfauzianisa.tumblr.com

    4 weeks ago  /  0 notes

  6. finally

                    Ibarat radio, setiap manusia punya frekuensinya masing-masing. Ada yang begitu ketemu frekuensinya langsung cocok, ada yang mesti usaha sekuat tenaga dulu baru cocok, ada yang baru liat muka frekuensinya langsung bertolak-belakang. Dulu tinggal di asrama selama 3 tahun bikin gue gak begitu ngerasain perbedaan frequensi, karena seiring berjalannya waktu frekuensi kita jadi sama semua dan mereka comfort zone-nya saya.

                    Tapi begitu tamat SMA, merantau, beda pulau, beda penduduk, beda kebiasaan, tata hidup dan segala-galanya perbedaan frequensi jadi kerasa banget. Perbedaan pola pikir dan lain-lain bikin gue kerja keras banget buat mengerti, buat menyamakan frekuensi, sampai pada satu titik akhirnya gue lelah sendiri, capek dan berujung nyesel kenapa harus merantau sejauh ini. Gue jadi sering uring-uringan, menjauh dari keramaian klo keramaian tersebut sudah membahas hal-hal yang gak masuk nalar pikir gue. Setahun bergitu terus, sampai akhirnya…

                    …. Ketemu sama manusia-manusia yang cocok, pas banget frekuensinya, emang awal ketemu agak bikin dosa sih, soalnya ngomongin orang HAHAHA. Tapi, mungkin ini cara Tuhan buat menyatukan kita. Sama mereka, gue gak perlu mikir harus ngomong apa, sama mereka gak perlu lagi mesti jaga ini itu, berfikir keras menyamakan frekuensi. Disaat gue hampir gila dengan frekuensi2 yg entah terlalu jauh atau apa, mereka datang menyadarkan gue, kasih gue nafas untuk istirahat,untuk mengingatkan gue klo gue masih waras, gue dengan frekuensi gue bukanlah aneh.

                    Mereka obat lelah gue dengan keadaan perantauan yang kata orang lebih kejam dari ibu tiri.

    Terimakasih, kalian.

    1 month ago  /  2 notes

  7. me: lu nonton apa deh dit? film dokumenter gitu?

    adit: iya. sea world

    me: sea world.... yang di ancol?

    adit: bukan bodoh ini seluruh dunia. cemananya kau ini

    1 month ago  /  0 notes

  8. Apa Kabar?

    Kepada yang tertaik babi @BHARATASENA

    Halo, apa kabar?

    Gak kerasa ya udah 1,5 tahun kita menjalani takdir masing-masing, udah 1,5 tahun juga kita menginjak bangku kuliah, udah selama itu juga kita meninggalkan kota yang panasnya seperti serambi neraka itu.

    Enam bulan lagi adik kita yang terakhir udah mau lulus, udah pada ngerasa tua belum? Hahaha

    1,5 tahun itu bukan waktu yang sebentar dan gue yakin udah banyak banget perubahan terjadi di hidup kalian semua. Buat gue pribadi 1,5 tahun pisah sama  kalian membuat gue hidup lebih “beradab” dan “berprikemanusiaan” (bukan, gue bukan lagi ngafalin sila ke 2)

    Tapi walaupun begitu, sama kalian hidup serasa lebih mudah. Klo bahasa dafit bakalan “seloooooooooooww baee~~”.

    Walaupun kalian macam taik babi yang tak berotak, walaupun sama kalian harus memperkuat mental menghadapi ledekan-ledekan kalian yang pedesnya ngalahin maicih level 10 itu, walaupun kalau ngumpul sama kalian harus nebelin muka karena pasti ada aja huru-hara yang terjadi. Gue kangen.

    Gue kangen balik SMA lagi

    Gue kangen asrama

    Gue kangen hari-hari yang gak pernah berjalan dengan normal sama kalian.

    Sama kalian hidup seperti gak beban, cuman ketawa, nembakkin orang-orang, ketawa lebih puas lagi, nembakkin orang lagi dan lagi.

    Gue gak pernah ketawa sepuas klo ketawa sama kalian, walaupun gue yakin kalau orang lain denger jokes kita mereka bakalan lari pulang nangis-nangis bukannya malah ketawa terbahak-bahak kayak kita

    Sama kalian gue gak harus mikir harus ngomong apa, sama kalian gue gak harus menata tata bahasa gue supaya orang lain gak merasa tersinggung, sama kalian gue gak harus menjaga sikap gue, sama kalian gue menjadi gue, gak harus menata segala hal-hal menyebalkan supaya kalian gak tersinggung, karena hati kalian gak pink macam orang-orang di luar sana.

    Jadi, apa kabar kalian?

    Gue kangen.

    Tertanda,

    091010019

    1 month ago  /  2 notes

  9. Happy valentine, cha!

    Kepada @ichannisas

    Halo icha, teman saya yang sangaaaaaaaaaaaat posesif, yang klo lagi kangen langsung dikasih tau ke orangnya detik itu juga. Yang sms atau chatnya gak dibales langsung ngambek tujuh turunan. Yang masih kebayang dengan masa lalunya, yang terus setia membuat gue update dengan pemberitaan-pemberitaan yang sedang beredar. Terimakasih banyak ya.

    Jalan 5 tahun temenan sama lo, dengan banyak cerita yang menjadi latar belakang. Lo yang terus setia mendengar cerita dan kegalauan-kegalauan gue, yang sangat membutuhkan penjelasan pertama disaat banyak rumor-rumor yang beredar. Terimakasih banyak untuk semuanya ya.

    Klo gak ada lo mungkin gue gak bakalan punya banyak cerita dan banyak pembelajaran hidup cha.

    Sama lo, gue lebih yakin menjalani hari karena gue yakin gue punya lo buat jadi tempat cerita gue di penghujung hari nanti.

    Terimakasih untuk semuanya ya cha, untuk setiap cerita, setiap tawa, untuk setiap nasihat-nasihat supaya gue tetap berjalan lurus, untuk setiap tangis, setiap dosa-dosa yang beredar, setiap foto orang-orang yang kita bikin meme bajingan.

    Gue gak bisa selalu ada di samping lo secara fisik cha, buat meluk lo tiap lo kangen, buat lo acak-acak kamarnya klo lo lagi marah dengan semesta. Maaf untuk jarak ini, maaf klo gue gak selalu bisa bales sms atau chat lo, gak selalu bisa available buat skype sama lo. Tapi yang jelas gue selalu ada saat lo butuh untuk tempat bersandar dan cerita.

    Semangat LDR dan kuliahnya ibu pengacara, selamat hari kasih sayang.

    Aku sayang kamu.

    Tertanda,

    Yang tidak mau dipanggil tachy lagi.

    2 months ago  /  1 note

  10. Halo tukang pos yang misterius

    Kepada tukang pos yang @misteeerius

    Halo kak, saya anggota baru di #30harimenulissuratcintaini jadi sebelumnya mohon maaf sekali kalau saya tidak pandai menyusun aksara ya.

    Kak Faris yang misterius, aku suka sekali dengan cerpen-cerpen kakak, membacanya seperti ikut merasakan emosi yang  ada di dalam tulisan kakak. Tapi berhubung emosi di tulisan kakak lebih banyak ke galau jadinya setelah baca cerpen-cerpen kakak akunya yang galau 8’))

    Kak Faris yang misterius, jangan berhenti menulis ya kak. Jangan merubah gaya tulisan kakak hanya karena orang-orang mengomentari tulisan kakak yang level kegalauannya melebih galaksi bima sakti itu. Susunan aksara kak faris indah seperti apa adanya. Dan jangan lelah untuk jadi tukang posnya @poscinta, karena pasti di bertambah hari akan semakin banyak surat-surat yang akan kakak hantarkan

    Terimakasih kak Faris untuk tulisan-tulisan yang sukses bikin galau saya dan pembaca lainnya, terimakasih untuk kesediannya mengantarkan surat-surat dari saya dan akun-akun lainnya. Maaf kalau baru mulai nulis di hari kedua

    Semangat terus kak untuk 28 hari ke depan. Semoga kedepannya kakak bukan lagi hanya mengantarkan cinta tapi juga diantarkan cinta.

    Tertanda,

    Penggemar cerita-cerita pendek (galau)mu

    2 months ago  /  0 notes